Stay informed on our news or events!

post

Suatu ketika rasulullah saw berbisik kepada siti Aisayah. “apakah engkau rela di malam giliranmu ini, aku beribadah kepada Allah?. Lalu Aisyah pun menjawab” aku senang selalu berada di sisimu, dan aku pun senang apapun yang engkau sukai”.
Kemudian Rasullulah saw bangkit dan segera mengambil air wudhu dengan air yang tidak begitu banyak, setelah itu beliau melaksanakan shalat malam dengan membaca satu ayat Al Qur’an, sambil menangis sampai membasahi kainnya, selesai shalat, beliau memuji allah sambil mengangkat kedua tanganya akan tetapi air matanya tiada henti terus menerus mengalir, sehingga membasahi tempat duduknya. Demikian cerita Aisyah.
Tak seperti biasanya Rasulullah Saw, terlambat pergi ke masjid, kemudian seorang sahabat rasul Bilal bin Rabah pergi menemui rasul di rumahnya, begitu terkejutnya bilal melihat rasul sedang menangis. Lalu Bilal pun berkata “ Wahai Rasul, mengapa engkau menangis, bukankah Allah telah mengampuni dosamu,” Rasul pun menjawab “ bagaimana aku tidak menangis, semalam telah turun padaku wahyu yang Q.S. Ali Imran ayat 190-191;
إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ ﴿ە۱۹﴾ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًۭا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ
“Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.” (QS. Ali-‘Imran: 190-191)
Beliau melanjutkan sabdanya “celakalah orang yang hanya membacanya tetapi tidak memikirkannnya, celakalah bagi orang yang mengunyahnya (membacanya) tetapi tidak mau memikirkan maknanya.

 

Klik di bawah ini untuk membaca selengkapnya:

AL QUR’AN ITU JAMUAN ALLAH